Minggu, 12 Juni 2016

PASAR MODAL

Pengertian Pasar Modal
pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual belikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang di perjual belikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) sepertiopsi (put atau call).

Jenis-jenis pasar modal tersebut ada beberapa macam, yaitu:
1. Pasar perdana (primary market)
Pasar perdana adalah penawaran saham dari perusahaan yang menerbitkan saham (emiten) kepada investor selama waktu yang ditetapkan oleh pihak yang menerbitkan sebelum saham tersebut diperdagangkan di pasar sekunder. Pengertian tersebut menunjukkan, bahwa pasar perdana merupakan pasar modal yang memperdagangkan saham-saham atau sekuritas lainnya yang dijual untuk pertamaka kalinya (penawaran umum) sebelum saham tersebut dicatatkan di bursa.

2. Pasar sekunder (secondary market)
Pasar sekunder didefinisikan sebagai perdagangan saham setelah melewati masa penawaran pada pasar perdana. Jadi, pasar sekunder merupakan pasar dimana saham dan sekuritas lainnya diperjual belikan secara luas, setelah melalui masa penjualan di pasar perdana. Harga saham di pasar sekunder ditentukan oleh permintaan dan penawaran antara pembeli dan penjual.

3. Pasar ketiga (thurd market)
Pasar ketiga adalah tempat perdagangan saham atau sekuritas lain diluar bursa (over the counter market). Di Indonesia, pasar ketiga ini disebut bursa paralel. Dimana menurut pakdes 1989 bursa paralel merupakan suatu sistem perdagangan efek yang terorganisasi diluar bursa efek resmi, dalam bentuk pasar sekunder yang diatur dan dilaksanakan oleh perserikatan perdagangan uang dan efek dengan diawasi dan dibina oleh badan pengawasan Pasar modal. Dalam pasar ketiga ini tidak memiliki pusat lokasi perdagangan yang dinamakan floor trading (lantai bursa).

4. Pasar keempat (fourth market)
Pasar keempat merupakan bentuk perdagangan efek antar investor atau dengan kata lain pengalihan saham dari satu pemegang saham kepemegang lain tanpa melalui perantara perdagangan efek.Bentuk transaksi dalam perdagangan semacam ini biasanya dilakukan dengan jumlah besar (block sale).

INVESTASI EMAS

PENGERTIAN INVESTASI EMAS
Investasi emas adalah salah satu jenis alat investasi yang menarik. Investasi emas dipandang oleh sebagian besar investor sebagai alat investasi aman dan sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala. Dalam investasi emas berjangka biasanya memiliki suatu estimasi biaya dan kontrak yang harus disetujui oleh para investor untuk memulai berinvestasi.

INVESTASI SAHAM

Pengertian Investasi Saham
Investasi saham adalah pemilikan atau pembelian saham-saham perusahaan oleh suatu perusahaan lain atau perorangan dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan tambahan di luar pendapatan dari usaha pokoknya. Jadi saham merupakan salah satu instrumen pasar modal yang diperbandingkan di lantai bursa efek, yang digunakan bagi perusahaan untuk kelangsungan hidup perusahaan dalam membutuhkan dana dari masyarakat (Subroto, 1986).

Keuntungan dan kerugian dalam Investasi Saham
Keuntungan dari Investasi Saham sebagai berikut:
a. Dividen
Yaitu pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham tersebut atas keuntungan yang dihasilkan perusahaan, deviden diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Deviden yang dibagikan perusahaan dapat berupa devien tunai artinya kepada setiap pemegang saham diberikan deviden berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham atau dapat pula berupa deviden stock yang artinya setiap pemegang saham diberikan deviden sejumlah saham sehingga sejumlah saham yang dimiliki investor bertambah dengan adanya pembagian di deviden stock tersebut.
b. Capital Gain
Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual, dimana harga jual lebih tinggi dari harga beli, Capital Gain terbentuk dengan adanya aktifitas perdagangan di pasar sekunder. Misalnya seorang pemodal membeli saham BUMI dengan harga per lembar Rp.5000 kemudian menjualnya dengan harga Rp.5500 per lembarnya, yang berarti pemodal tersebut telah mendapatkan capital gain sebesar Rp.500 untuk setiap saham yang dijualnya. Umumnya pemodal dengan orientasi jangka pendek untuk mengejar keuntungan melalui capital gain.

REKSADANA

Pengertian Reksadana
Reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menggumpulkan dana dari masyarakat, dimana dana tersebut kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.
Sedangkan Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”

Rabu, 08 Juni 2016

TABUNGAN DAN DEPOSITO


Pengertian Tabungan Dan Deposito
Pengertian Tabungan
Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan. Jadi disimpan dan akan digunakan di masa yang akan datang Pendapatan merupakan faktor utama yang terpenting untuk menentukan konsumsi dan tabungan. Keluarga-keluarga yang tidak mampu akan membelanjakan sebagian besar bahkan seluruh pendapatannya untuk keperluan hidupnya. individu yang berpendapatan tinggi akan melakukan tabungan lebih besar daripada individu yang berpendapatan rendah. Tabungan dapat dilakukan oleh seorang pedagang dengan membeli barang dagangan dengan maksud untuk mengkonsumsi lebih besar pada waktu yang akan datang.
Pengertian Deposito
Tabungan berjangka (deposito) merupakan bentuk simpanan yang jangka waktu penarikannya telah ditentukan, misalnya setiap satu bulan, tiga bulan, enam bulan, satu tahun, atau dua tahun. Jika nasabah ingin mengambil sebelum jatuh tempo, bunga yang sudah menjadi haknya akan hilang.

PENTINGNYA INVESTASI


Alasan pentingnya investasi
1.    Mengembangkan Kekayaan
Investasi membuat uang bekerja untuk menghasilkan lebih banyak uang tanpa harus bersusah payah.
Yang perlukan adalah kemampuan menyisihkan penghasilan bulanan, alih-alih langsung menghabiskannya untuk keperluan jangka pendek, serta kemampuan memilih instrument investasi yang tepat.
2.    Mengalahkan Inflasi
Tingkat inflasi setiap tahunnya pasti selalu meningkat, itu sudah pasti tidak bisa dihindari. Menabung di bank tidak akan cukup karena nilai mata uang akan menurun akibat pengaruh inflasi tersebut. Investasi merupakan cara yang tepat untuk melindungi kekayaan yang kita miliki. Apabila kita tidak berinvestasi, maka nilai uang yang kita tabung akan terus digerogoti.
3.    Penting untuk Bisnis
Investasi sangat penting untuk bisnis apapun, baik kecil atau besar. Dasar dalam investasi juga menjadi dasar dalam memiliki dan mempertahankan bisnis seperti menganalisis risiko, memilih untuk mengambil risiko, dan kemampuan menangkap peluang.
Jadi, investasi tidak hanya membantu menumbuhkan modal dan memperluas bisnis, tapi juga mengajarkan bagaimana menjadi seorang pengusaha sukses.
4.    Membiayai Kebutuhan Keluarga
Membiayai kebutuhan keluarga bisa menjadi hal menantang terutama dengan semua pengeluaran yang harus dilakukan seperti membayar kredit rumah, kredit kendaraan, menyiapkan uang liburan, dll.
Dengan menginvestasikan sebagian dari penghasilan bulanan, dapat menghasilkan uang dalam jumlah besar di kemudian hari, yang bisa digunakan untuk membiaya semua kebutuhan tersebut.
5.    Biaya Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu investasi paling menguntungkan yang bias dilakukan. Biaya pendidikan, terutama di perguruan tinggi, semakin meningkat tiap tahunnya. Jadi, bijaksana untuk mendukung rencana ini dengan melakukan investasi.
6.    Membiayai Pensiun
Bahkan jika masih muda dan masih jauh dari usia pensiun, lebih baik berpikir ke depan daripada menyesal. Tujuan memiliki cukup uang ketika pensiun bisa dilakukan sejak muda dengan menyusun rencana investasi jangka panjang.
7.    Ingin melindungi nilai aset yang dimiliki
Jika sudah memiliki kekayaan tertentu. Kemudian, apakah sudah cukup begitu saja? Tentu tidak, karena tanpa berbuat apa-apa, nilai aset bakalan menurun nilainya. Punya keinginan di masa depan Ingin memiliki mobil, atau rumah merupakan salah satu alasan mengapa perlu berinvestasi.

Pengertian Kaya, Asset Dan Liabilitas

Pengertan Kaya
Arti Kekayaan menurut Robert T. Kiyosaki
Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.
Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta USD keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.
Pengertian Asset
Aset (assets) adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan darimana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh perusahaan. Aset perusahaan berasal dari transaksi atau peristiwa lain yang terjadi di masa lalu. Perusahaan biasanya memperoleh aset melalui pengeluaran berupa pembelian atau produksi sendiri. Akan tetapi, tidak adanya pengeluaran yang bersangkutan tidak mengecualikan suatu barang atau jasa memenuhi definisi aset, misalnya barang atau jasa yang telah didonasikan kepada perusahaan dapat dianggap sebagai aset.
Manfaat ekonomi masa depan yang terwujud dalam aset adalah potensi dari aset tersebut untuk memberikan sumbangan, baik langsung maupun tidak langsung, dalam bentuk arus kas dan setara kas kepada perusahaan. Potensi tersebut dapat berbentuk sesuatu yang produktif dan merupakan bagian dari aktivitas operasional perusahaan.
Pengertian Liabilitas
Liabilitas (Liabilities) adalah kewajiban perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, peyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi. Liabilitas timbul dari transaksi atau peristiwa masa lalu. Jadi, misalnya pembelian barang atau penggunaan jasa menimbulkan utang usaha (kecuali jika dibayar dimuka atau pada saat penyerahan dan penerimaan pinjaman bank menimbulkan liabilitas untuk membayar kembali pinjaman tersebut. Penyelesaian kewajiban masa kini, selain pembebasan dari kreditur, biasanya melibatkan perusahaan untuk mengorbankan sumber daya yang memiliki manfaat masa depan untuk memenuhi tuntutan pihak lain.